| Budha dan Memberi |
| Written by Ida Bagus Gede Adhitya | |
| Sunday, 02 December 2007 | |
|
Cerita ini adalah tulisan saya yang pernah termuat di koran lokal ternama di Bali. Diawali dari telah tercapainya pencerahan Sang Budha Gautama. Selang beberapa saat kemudian datanglah undangan resmi untuk kesediaan Beliau mengunjungi Surga dan Neraka. Beliaupun menyanggupi. Singkat kata, tibalah Beliau di Neraka (tempat yang Beliau pilih untuk kunjungan pertamanya). Disana duduklah para atma melingkari bibir piring yang super besar. Masing - masing atma membawa sendok sendiri - sendiri.
Gak ada tuh yang namanya atma digoreng, ditusuk, dibakar....ato mungkin saat itu emang lagi waktunya makan siang....gak ngerti deh....anyway, ada satu hal yang membuat Sang Budha tertegun, yaitu saat mereka mulai menyantap hidangan yang enak - enak itu, sendok mereka segera memanjang saat akan menyentuh bibir! Alih - alih kekenyangan, mereka sungguh teramat kelaparan dengan adanya kenyataan ini! Hasilnya, tidak ada satu suappun yang dapat mereka santap. Sang Budha melanjutkan perjalanannya ke Surga. Tidak ada yang berbeda secara interior. Piring besar berikut makanan nan lezat dan sendok - sendok yang sama. Hanya satu hal yang membedakan, saat sendok mulai memanjang mereka segera mengarahkannya ke atma disebelahnya begitu seterusnya. Semua dapat menikmati dari hasil MEMBERI! |











